Skip to content

Ciri-ciri Ekosistem dan Keanekaragaman Ekosistem

Ciri-ciri Ekosistem dan Keanekaragaman Ekosistem

Ciri-ciri Ekosistem dan Keanekaragaman Ekosistem

congresoeest.com – Mengetahui bahwa ada banyak jenis dan tipe ekosistem di Bumi, ekosistem ini pada dasarnya dibagi menjadi dua jenis, yaitu ekosistem akuatik dan ekosistem terestrial. Berikut ini adalah karakteristik ekosistem terestrial, yaitu:

Ciri-ciri Ekosistem

Ekosistem yang memiliki lingkungan fisik dalam bentuk bumi

Lingkungan fisik berasal dari ekosistem darat dan ada di wilayah daratan. Namun, wilayah ini tidak berarti tidak ada air sama sekali. karena dalam ekosistem benua kita masih bisa mengenai perairan, tetapi yang lebih dominan adalah wilayah daratan. Sedangkan perairan teritorial hanya sebagai tambahan.

Memiliki 3 struktur vegetasi skala besar

Ekosistem terestrial adalah gambaran interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya secara umum. Sehingga ekosistem darat tidak hanya mencakup wilayah sempit. Ini juga mencakup area yang luas, itulah sebabnya ekosistem darat lebih sering disebut sebagai bioma.

Spesies tumbuhan dan hewan yang beradaptasi dengan lingkungan atau luas daratan

Dalam ekosistem darat, berbagai spesies tanaman dan hewan beradaptasi dengan wilayah darat. Ini karena bumi telah menjadi habitat bagi flora dan fauna ini. karena ekosistem darat ini terdiri dari spesies yang berbeda dan masing-masing spesies memiliki karakteristiknya.

Pemahaman ekosistem, contoh ekosistem, komponen ekosistem, tipe ekosistem, variasi wilayah laut, lahan, sawah, sungai, hutan, dll.

Ciri-ciri-Ekosistem
Ciri-ciri Ekosistem

KEANEKARAGAMAN EKOSISTEM

Kondisi lingkungan masing-masing hewan sangat berbeda dan kondisi berbeda berarti bahwa setiap jenis hewan yang didudukinya sangat berbeda. Keragaman ini didefinisikan sebagai keanekaragaman pada tingkat ekosistem. Biasanya, ekosistem dibentuk oleh keberadaan berbagai kelompok atau spesies.

Siapa yang bisa beradaptasi dengan lingkungannya, akan saling mempengaruhi antar spesies. Bahkan di antara spesies dengan lingkungan abiotik di mana mereka hidup, seperti udara, suhu air, sinar matahari, tanah, kelembaban dan mineral. Ekosistem berbeda dari yang lain yang sesuai dengan spesies mereka.

Di dunia tempat kita hidup, ada berbagai ekosistem yang biasanya kita temui, termasuk ekosistem rawa, ekosistem terumbu karang, ekosistem laut dalam, ekosistem lamu, ekosistem bakau, ekosistem dana, ekosistem berpasir, dan banyak lainnya. Seiring dengan teknologi manusia yang berkembang dan matang, manusia kini dapat membuat ekosistem.

Ekosistem buatan meliputi ekosistem sawah, kebun, dan sawah. Namun, agroekosistem memiliki keanekaragaman hayati yang jauh lebih rendah daripada ekosistem alami. Namun, tipe ekosistem ini memiliki keragaman genetik yang jauh lebih tinggi.

Karena itu, keanekaragaman ekosistem dapat dilihat dari habitatnya sebagai makhluk hidup. Misalnya, ekosistem padi, ekosistem hutan hujan tropis, ekosistem gurun, ekosistem sungai dan padang rumput.

Baca Juga :