Skip to content

Berat Badan Terjaga

Berat Badan Terjaga

Berat Badan Terjaga

Tidak baik jika Anda menghabiskan waktu makan siang karena ini akan memengaruhi kecukupan asupan gizi harian. Tetapi itu tidak berarti bahwa Anda dapat menentukan porsi makan siang sesuai keinginan. Untuk mengatasi rasa lapar, orang yang tidak terbiasa sarapan biasanya makan siang dengan porsi berlebihan. Hal-hal seperti ini justru dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan.

Menentukan diet yang sehat dan tepat tidak tergantung pada seberapa kenyang perut Anda atau seberapa banyak makanan yang dikonsumsi. Porsi makanan harus memenuhi sejumlah kalori.

Tentunya akan sangat bermasalah jika Anda selalu harus menghitung berapa kalori dari setiap makanan. Lihatlah trik berikut untuk membuatnya lebih mudah untuk mengatur jumlah makan siang yang tepat.
Ketahui jumlah kalori yang dibutuhkan

Kebutuhan kalori harian setiap orang sebenarnya tidak dapat dipukul rata. Banyak faktor yang mempengaruhi kebutuhan kalori setiap orang, seperti jenis kelamin, usia, riwayat medis, dan tingkat intensitas kegiatan sehari-hari. Nah, porsi makan siang yang ideal ini harus dikontrol dengan mengikuti kebutuhan kalori tubuh Anda.

Untuk mengetahui kebutuhan kalori harian, Anda dapat menghitungnya menggunakan rumus Harris-Bennedict, WHO, atau dengan menggunakan kalkulator kalori Hello Sehat yang dapat Anda akses di tautan ini http: // bit .ly / kalkulatorkebutuhankori.

Idealnya, kalori yang perlu dipenuhi dalam porsi makan siang adalah 30 persen dari jumlah kalori yang dibutuhkan dalam sehari. Dengan catatan, pola makan teratur yang Anda lakukan adalah tiga kali makan berat dan dua kali sehari.

Cara lain untuk memastikan kebutuhan kalori adalah dengan berkonsultasi dengan dokter dan ahli gizi yang Anda percayai.

Berat Badan Terjaga

Misalnya, kebutuhan kalori harian setelah penghitungan adalah 2.000 kalori. Karena itu, porsi makan siang yang disarankan adalah 600 kalori. Nah, dari jumlah itu sekali lagi dibagi menjadi beberapa bagian oleh bahan makanan, dari karbohidrat, protein, lemak, hingga vitamin dan mineral.
Bagilah komposisi makanan

Setelah mengetahui berapa banyak kalori yang harus Anda makan untuk makan siang, Anda perlu mencari cara untuk membaginya menjadi bahan makanan, dari makanan pokok, lauk pauk, sayur dan buah.

Sekarang, Kementerian Kesehatan Indonesia telah mengeluarkan rekomendasi baru, Pedoman Gizi Seimbang, yang menjelaskan cara membagi makanan menjadi hidangan.

Pedoman baru berjudul “Isi Piringku” (foto di atas) merekomendasikan membagi konten piring dengan komposisi berikut:

Makanan dasar, seperti nasi, bihun, mie, roti atau pengganti: 3/4 dari isi hidangan
Lauk pauk, seperti protein hewani dan nabati: 1/4 piring
Sayuran: isi 3/4 piring
Buah: 1/4 konten

Contoh porsi makan siang yang disarankan

Agar lebih terbayang tentang apa, berikut ini contoh menu makan siang 700 kalori beserta ukuran makanannya.
Makanan dasar

Untuk makan, sumber karbohidrat yang disarankan adalah 150 gram. Jumlahnya bisa mencapai 3 centong beras, 3 kentang ukuran sedang (300 gram) atau setengah gelas pasta kering (75 gram).
Lauk pauk

Kontur hewan sama dengan 75 gram makarel, 1 telur besar atau 2 potong ayam berukuran sedang tanpa kulit. Sedangkan lauk sayur yang harus dimakan adalah 2 potong tempe berukuran sedang atau 1 potong tahu.
sayur-mayur

Dalam satu kali makan, Anda harus makan hingga 150 gram sayuran atau setara dengan 1 cangkir sayuran matang.
buah

Sebagai pelengkap dan penutup, Anda juga harus makan buah setelah makan. Porsi buah yang direkomendasikan untuk dikonsumsi setelah makan siang sama dengan 1 porsi buah yang setara dengan 1 pisang sedang atau 2 jeruk sedang.

Baca Juga :